Chat

Kenali Bagian - bagian Struktural Konstruksi Jembatan Girder Baja Berikut

Dalam kehidupan sehari – hari, tentu sudah banyak dari kita yang menemukan bangunan konstruksi jembatan girder baja di berbagai daerah di Indonesia. Berkaitan dengan hal tersebut, pembangunan jembatan baja tersebut, biasanya terdapat beberapa bagian struktural yang memiliki fungsi dan peranan masing – masing. Oleh karena itulah, di pembahasan kali ini akan kita bahas mengenai beberapa bagian struktural pada pembangunan konstruksi jembatan baja tersebut. 

Macam – macam bagian struktural konstruksi jembatan girder baja 

Sebagai informasi, jembatan girder baja / komposit baja umumnya merupakan salah satu jenis jembatan yang dibuat dengan memanfaatkan struktur rangka baja sebagai elemen utamanya. Tujuan dari penggunaan struktur rangka tersebut, tidak lain untuk menahan beban dan gaya pada jembatan. Adapun penggunaan jembatan satu ini, biasanya sering kali dimanfaatkan untuk melintasi sungai, lembah dan rintangan lainnya. Lebih lanjut, pembangunan jembatan tersebut biasanya dibuat dengan menggunakan struktural dengan beberapa bagian – bagian seperti berikut ini. 

  1. Pelat lantai

Pertama, ada bagian pelat lantai yang berfungsi sebagai pendukung beban lalu lintas yang nantinya melintas di bagian atas jembatan. Biasanya, pelat lantai ini dibuat dari bahan material beton bertulang / komposit baja beton yang kemudian diletakkan di bagian atas gelagar memanjang. 

  1. Gelagar memanjang

Kemudian, ada bagian gelagar memanjang yang memiliki fungsi khusus untuk mendukung pelat lantai dan sebagai penerus beban dari pelat lantai ke gelagar melintang. Bagian ini, biasanya dibuat dari bahan balok baja I / kotak yang disusun sejajar dengan arah bentang jembatan.

  1. Gelagar melintang

Gelagar melintang, merupakan bagian struktural lainnya yang berfungsi untuk mendukung gelagar memanjang dan meneruskan beban dari gelagar memanjang ke rangka utama. Pembuatan gelagar melintang ini biasanya terbuat dari balok baja 1 / kotak yang disusun tegak lurus dengan arah bentang jembatan. 

  1. Rangka utama

Mengenai rangka utama satu ini memiliki peranan penting dalam menahan seluruh beban dan berbagai gaya yang bekerja pada jembatan. Baik itu berupa beban eksternal dan beban akibat berat sendiri, serta biasanya terbuat dari batang – batang baja yang disusun membentuk segitiga ataupun trapesium.

  1. Ikatan angin / lateral bracing 

Fungsi bagian ikatan angin ini, yaitu untuk sebagai penahan gaya arah lateral pada rangka utama yang disebabkan oleh gaya angin. Biasanya, bagian ini dibuat dengan menggunakan batang – batang baja yang disusun membentuk segitiga ataupun trapesium dan diletakkan pada batang atas maupun bawah rangka utama. 

  1. Pondasi jembatan

Terakhir, ada bagian pondasi jembatan yang berguna untuk memikul dan melimpahkan beban dari rangka utama ke tanah atau batuan di bagian bawahnya. Penggunaan bagian ini diharuskan memiliki stabilitas, daya dukung dan deformasi tertentu serta biasanya berupa pondasi langsung, sumuran ataupun tiang pancang. 

Demikianlah tadi informasi penting untuk Anda mengenai bagian – bagian struktural dari konstruksi jembatan girder baja dan fungsi pentingnya dalam konstruksi bangunan jembatan. 

Butuh Jasa Konstruksi Baja?

Konsultasikan kebutuhan proyek Anda dengan tim ahli kami sekarang.