Mengenal Analisis Jembatan Girder Baja dalam Tahap Pemasangannya
Pada saat melakukan analisis jembatan girder baja, biasanya tidak jarang orang – orang penasaran mengenai beberapa hal tertentu. Baik itu mulai dari penggunaan bahan material yang digunakan, biaya anggaran yang harus dikeluarkan, perhitungan bahan material yang digunakan sampai dengan proses pemasangan dari material jembatan itu sendiri. Di ulasan berikut, Anda akan mengetahui informasi lebih detail mengenai cara pemasangan girder pada konstruksi jembatan tersebut, yang mana dibagi menjadi beberapa tahapan khusus berikut ini.
Analisis jembatan girder baja dalam tahan pemasangannya
Sebagai informasi, dalam pembuatan jembatan girder baja sendiri biasanya akan menggunakan beberapa jenis girder untuk memenuhi kebutuhan pembuatan konstruksi bangunan tersebut. Adapun beberapa jenis girder yang biasanya sering kali digunakan untuk pembuatan jembatan tersebut di antaranya seperti box girder, U-girder, I-girder, T-girder sampai dengan plate girder. Lebih lanjut, pemasangan girder jembatan sendiri juga dibedakan menjadi beberapa tahapan penting yang bisa Anda lihat pada penjelasan di bawah ini.
- Tahap pengangkutan jembatan girder baja / komposit baja
Pada tahapan pertama, biasanya dilakukan proses pengangkutan girder dari gudang / stock yard ke lokasi proyek sebelum proses pengerjaan pembuatan jembatan dilakukan. Nantinya, girder tersebut akan diangkat menggunakan crane dan diangkut kembali menggunakan trailer truck lantaran ukurannya yang memang besar dengan bobot berat. Penting untuk diketahui, bahwa proses pengangkutan ini harus dilakukan secara hati – hati agar tidak terjadi benturan yang dapat merusak girder jembatan. Di samping itu, perlu dipastikan juga agar akses jalan menuju lokasi proyek tidak ada halangan untuk truk besar.
- Tahap pemasangan
Jika sudah, maka akan dilakukan proses pemasangan balok girder dan dipastikan agar kontur dari oprit jembatan benar – benar rata dan padat. Hal ini dikarenakan, balok girder nantinya akan disusun secara merata pada bagian oprit tersebut. Kemudian, diberikan juga pelumas di area ujung pertemuan balok agar balok lebih leluasa bergerak demi mengimbangi gaya pratekan. Di samping itu, di dalamnya juga akan dilakukan stressing / pemberian tegangan pada girder jembatan sampai angka tegangan yang memang sudah direncanakan sebelumnya.
- Tahap finishing / pekerjaan akhir
Tahapan terakhir dalam pembuatan jembatan, yaitu finishing / pekerjaan akhir dengan melakukan pelepasan dongkrak dan pengisian anchor head dengan adukan semen. Setelah itu, dilakukan proses grouting dengan mengisi rongga udara di antara sisa kawat untaian dengan bahan grout agar terhindar dari masalah korosi. Sehingga, pembangunan jembatan menggunakan bahan material girder baja akan dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan yang direncanakan sebelumnya.
Terlepas dari analisis jembatan girder baja dilihat dari tata cara pemasangannya di atas, penting untuk membangun jembatan dengan perencanaan dan pertimbangan dengan matang agar semua berjalan sesuai rencana.