Chat

Mengetahui Proses Fabrikasi Jembatan Rangka Baja

Proses fabrikasi jembatan rangka baja melibatkan serangkaian tahapan yang cukup rumit dan membutuhkan keterampilan tinggi. Hal ini bertujuan untuk memastikan keamanan konstruksi serta kekuatan jembatan rangka baja dalam menahan beban. 

Sebagai informasi untuk Anda, pada artikel ini akan diulas mengenai sejumlah proses pembuatan jembatan rangka baja. Berikut tahapannya. 

Perencanaan Desain Jembatan 

Di tahap yang pertama, tim arsitek akan merencanakan desain jembatan rangka baja. Mulai dari melakukan perhitungan secara matematis, analisis strukturAL jembatan, serta penerapan teknologi pemodelan tiga dimensi atau 3D. Desain ini nantinya akan menjadi landasan untuk seluruh tahapan fabrikasi Jembatan Rangka Baja

Pengukuran Dan Pemotongan Material Baja

Setelah material baja tiba akan dilakukan proses pengukuran sekaligus pembentukan sketsa secara langsung. Setelah itu, material baja yang sudah diukur dan diberi tanda akan dipotong menggunakan mesin cutting. Proses ini umumnya mengaplikasikan oxy flame cutting, cnc cutting serta mesin cutting hidrolik.

Pengeboran Material Baja

Material baja yang sudah dipotong akan melalui proses pengeboran dan pembuatan lubang baut. Pembuatan lubang baut tersebut harus sesuai dengan ukuran baut yang akan digunakan. 

Perakitan Material Baja

Tahap berikutnya adalah proses perakitan dan penyetelan material baja menjadi bentuk yang utuh. Proses ini dikenal juga dengan istilah teck weld fitter. Teck weld fitter sendiri merupakan proses fit up material baja dirakit permanen dengan menerapkan cara welding. Teck weld fitter sangat penting dalam mengunci hasil dari sebuah penyetelan material baja. 

Pengelasan Struktur Baja

Proses fabrikasi jembatan rangka baja di tahap selanjutnya yaitu pengelasan struktur baja. Pada tahap ini, pengelasan struktur baja dilakukan menggunakan energi panas sesuai dengan desain jembatan yang telah disepakati. Juru las akan mencairkan sebagian logam induk dan logam pengisi agar menghasilkan sambungan rangka baja yang permanen. 

Pengelasan struktur baja membutuhkan keterampilan tinggi sehingga harus dilakukan oleh tenaga profesional. Di samping itu, presisi dalam pengukuran dan penempatan struktur baja juga perlu diperhatikan. Hal tersebut untuk memastikan rangka baja tersambung dengan kuat dan membuat jembatan dapat berdiri kokoh. 

Pemeriksaan Dan Pengawasan Rangka Baja

Struktur baja yang sudah di las dan membentuk rangka harus melewati proses pemeriksaan serta pengawasan. Tahapan fabrikasi ini dilakukan oleh Quality Control atau QC. Mereka akan meninjau kembali ketepatan ukuran dan bentuk rangka baja yang telah dibuat.

Finishing

Terakhir, seluruh permukaan rangka baja akan dibersihkan dan dihaluskan menggunakan mesin gerinda. Kemudian permukaan rangka baja akan disemprot untuk menghilangkan lapisan logam yang masih menempel. Proses penyemprotan ini menggunakan material pasir dengan bantuan tekanan udara. 

Demikianlah ulasan mengenai proses fabrikasi jembatan rangka baja yang perlu diketahui. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda yang sedang mempelajari proses pembuatan jembatan rangka baja. 

Butuh Jasa Konstruksi Baja?

Konsultasikan kebutuhan proyek Anda dengan tim ahli kami sekarang.