Chat

Mengenal Lebih Dalam Jembatan Girder Baja / Komposit Baja

Jembatan Girder Baja / Komposit Baja menjadi salah satu pilihan tipe jembatan yang banyak digunakan sebagai model untuk infrastruktur penghubung antara lokasi ini. Sistem yang unik ini memberikan peforma bagus bila digunakan pada struktur jembatan. Karena banyak keunggulan dari jembatan yang menggunakan sistem ini, maka tidak heran bila jembatan ini banyak disukai para pengembang.

Banyak contoh Proyek Jembatan Gantung Terkenal yang menggunakan sistem girder, seperti Jembatan Suramadu hingga jembatan terkenal asal Amerika Serikat, Golden Gate. Lalu, apa yang membuat sistem girder baja menjadi pilihan terbaik? Artikel ini akan mengupas lebih lanjut dan dalam mengenai jembatan girder baja.

Apa Itu Girder Jembatan?

Girder jembatan adalah bagian terpenting dari sebuah struktur jembatan. Girder atau biasa disebut gelagar adalah balok horizontal yang menyangga balok-balok kecil pada permukaan jembatan. Girder menjadi bagian terpenting karena bertugas menyalurkan beban pada bagian atas jembatan pada pilar penyangga atau abutment. Oleh karena itu, pemilihan material dan desain dari girder akan mempengaruhi daya tahan jembatan tersebut terhadap penggunaan dalam jangka waktu lama.

Jenis-Jenis Girder Jembatan

Dalam Konstruksi Jembatan Girder Baja, ada beberapa jenis girder yang digunakan. Pada umumnya, jenis-jenis girder yang digunakan pada proyek jembatan dibagi menjadi empat macam, berdasarkan bentuknya. Empat macam girder tersebut adalah:

  • I-Girder

Girder ini memiliki bentuk seperti huruf I. I-Girder juga dikenal dengan sebutan PCI Girder. Jenis ini merupakan jenis girder yang paling umum digunakan pada berbagai proyek konstruksi, termasuk jembatan. Material yang digunakan untuk membuat girder ini terdiri dari dua jenis, yaitu bahan komposit, termasuk Komposit Baja untuk Jembatan, dan non-komposit.

Girder ini hanya dapat digunakan pada struktur jembatan yang sederhana. Untuk jembatan dengan lengkungan panjang, girder ini tidak akan mampu menahan tekanan yang datang dari atas. Oleh karena itu, diperlukan girder jenis lainnya.

  • U-Girder

U-Girder adalah girder yang berbentuk seperti huruf U. Nama lain dari girder jenis ini adalah PCU Girder. Girder ini cocok digunakan untuk jembatan yang dibangun di lokasi lahan sempit.

  • T-Girder

Salah satu girder yang terbuat dari baja komposit adalah T-Girder. Girder dengan bentuk seperti huruf T ini banyak digunakan pada jembatan dengan ukuran panjang tetapi tidak terlalu lebar. Misalnya, jembatan khusus untuk jalur pesepeda atau pejalan kaki, sering menggunakan girder jenis ini.

  • Box Girder

Box girder banyak digunakan pada Proyek Jembatan Girder Baja untuk jenis jembatan layang. Girder jenis ini dibuat dari bahan beton baja. Box Grider memiliki bentuk trapesium atau kotak yang cocok untuk menahan beban untuk jembatan melengkung.

  • Plate Girder

Selain empat jenis girder yang cukup umum digunakan diatas, terdapat pula satu jenis lagi yang dibuat dari pelat baja. Girder jenis ini dibuat dengan cara menyambungkan beberapa pelat baja hingga membentuk balok penyangga yang dibutuhkan. Pada umumnya, Plate Girder digunakan pada proyek Jembatan Komposit Baja dan Beton untuk jalan raya.

Tahap Pemasangan Girder pada Jembatan

Pada umumnya, girder dipasang pada jembatan dengan melalui tiga tahap, yaitu:

  1. Tahap Pengangkutan Girder

Girder dibuat atau dibentuk pada dua lokasi, yaitu di pabrik pembuatannya atau di lokasi pembangunan jembatan. Meskipun begitu, keduanya masih membutuhkan proses pengangkutan menuju ke lokasi dimana girder ini akan dipasang. Oleh karena itu, langkah pertama pemasangan Jembatan Girder Baja / Komposit Baja adalah pengangkutan girder.

Proses pengangkutan harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak sampai merusak girder. Proses pengangkutan dimulai dengan proses pengangkatan atau peletakan girder pada truk trailer yang akan mengangkutnya ke lokasi. Karena ukuran yang besar dan bobotnya yang berat, diperlukan kendaraan crane berukuran besar untuk mengangkatnya.

Selain itu, perlu diperhitungkan pula jalan dari lokasi pembuatan girder ke lokasi pemasangan. Jalan yang akan dilalui oleh truk trailer harus baik dan mampu dilalui truk tanpa masalah. Hal ini dilakukan untuk mengurangi resiko terjadinya kecelakaan.

  1. Tahap Pemasangan Girder

Setelah girder berhasil diangkut hingga lokasi jembatan, maka proses pemasangan girder dapat dilakukan. Balok Girder dipasang pada bagian atas oprit jembatan. Perlu dipastikan agar oprit jembatan atau timbunan tanah dibelakang abutment harus rata dan padat. Hal ini perlu dilakukan agar lokasi abutment tidak bergeser setelah dipasang girder yang memiliki bobot yang berat.

Pemasangan girder dilakukan secara hati-hati. Hal tersebut perlu dilakukan agar tidak terjadi pergeseran lateral. Pelumas dapat pula diberikan pada ujung girder untuk menambah mobilitas yang dibutuhkan saat jembatan menahan beban.

Pada tahap ini, dapat pula diterapkan Teknik Penguatan Jembatan Girder Baja. Teknik yang digunakan dikenal dengan nama stressing girder. Teknik ini digunakan untuk menambah kekuatan struktur jembatan agar dapat menahan beban yang lebih berat. Oleh karena itu, teknik ini banyak digunakan pada jembatan untuk rel kereta api atau lalu lintas kendaraan.

  1. Tahap Pekerjaan Akhir

Setelah tahap pemasangan selesai dilakukan, maka tahap akhir dapat dilaksanakan. Tahap akhir meliputi:

  • Pelepasan dongkrak,
  • Mengisi bagian anchor head dengan semen,
  • Proses grouting, yaitu proses pengisian rongga udara pada grider dimana kawat baja berada dengan bahan grout. Proses ini perlu dilakukan untuk mencegah korosi/karat dan meningkatkan kekuatan strukturalnya.

Dapat dikatakan, selain Desain Jembatan Girder Baja yang tepat, proses pemasangan grider baja pada jembatan juga perlu dilakukan secara akurat. Tidak jarang bila proses pemasangan menggunakan sensor. Sehingga girder dapat dipasang dan disusun dengan lurus.

Manfaat Jembatan Girder Baja

Ada berbagai Manfaat Jembatan Girder Baja yang bisa didapat. Kekuatan girder baja yang lebih baik dan daya tahannya yang lebih lama daripada beton, membuat jembatan dengan girder ini cocok untuk digunakan untuk berbagai keperluan. Kekuatan girder baja yang lebih baik membuat jembatan dapat dilalui oleh beban berat, seperti kendaraan maupun kereta api.

Fleksibilitas girder baja juga membuat berbagai tipe jembatan dapat dibangun dengan memakai girder ini. Oleh karena itu, desain dan bentuk dari jembatan dapat dikembangkan lebih jauh lagi. Hal ini membawa banyak Manfaat Jembatan Gantung Baja yang tidak hanya kuat dan aman, tetapi juga memiliki nilai estetik yang indah.

Namun, agar manfaat ini dapat diperoleh, maka dibutuhkan Analisis Jembatan Girder Baja yang lebih mendalam. Lokasi, bentuk jembatan, maupun material perlu diperhitungkan dengan tepat agar manfaat yang diperoleh menjadi lebih besar lagi. Dengan begitu, maka jembatan yang menggunakan girder baja akan dapat berfungsi sesuai yang direncanakan. Yang lebih penting lagi, jembatan dapat berfungsi secara aman saat dilalui oleh pengguna jembatan.

Penutup

Girder baja berperan besar pada banyak proyek jembatan di era modern ini. Banyaknya keuntungan yang ditawarkan membuat proyek jembatan dapat berlangsung dengan lebih baik.  Jadi, tidak heran bila banyak proyek jembatan yang memakai desain atau konsep Jembatan Girder Baja / Komposit Baja.

Butuh Jasa Konstruksi Baja?

Konsultasikan kebutuhan proyek Anda dengan tim ahli kami sekarang.