Jembatan rangka baja menjadi salah satu inovasi pembangunan jembatan dengan kekuatan yang dapat diandalkan. Jembatan ini tentu memenuhi standar pembangunan jembatan internasional yang tahan terhadap kondisi lingkungan, dengan pembangunan meliputi beberapa material untuk jembatan rangka baja.
Pembangunan jembatan juga merupakan produk fabrikasi jembatan rangka baja, artinya proses pembangunan memerlukan peralatan, keterampilan serta teknik khusus dalam membentuk strukturnya agar jembatan dapat memberikan kekuatan yang optimal di berbagai kondisi lingkungan.
Material Untuk Jembatan Rangka Baja
Adapun secara umum, material dalam pembangunan jembatan rangka baja diantaranya adalah :
- Baja
- Batang Rangka
- Gelagar Melintang
- Gelagar Memanjang
- Dek Pelat Gelombang
- Batang Yang Lain
- Batang Ikatan Angin
- Baut dan Mur
- Beton untuk Lantai Jembatan
- Baja tulangan
Jembatan rangka baja pun memiliki klasifikasi jalan yang berbeda-beda sesuai dengan peraturan pemerintah sehingga kebutuhan material tersebut juga disesuaikan dengan klasifikasi jembatan yang akan dibangun.
Beberapa klasifikasi jembatan rangka baja tersebut diantaranya :
- Jembatan Permanen Kelas A (Beban lalu lintas adalah BM 100)
- Jembatan permanen Kelas B (Beban lalu lintas adalah BM 100) dan
- Jembatan Permanen Kelas C (Beban lalu lintas adalah BM 70)
Umumnya yang membedakan ini adalah struktur permanen dengan lebar total (badan jalan dan lebar trotoar) yang berbeda karena menyesuaikan beban lalu lintas yang digunakannya.
Keunggulan Penggunaan Material Baja Untuk Pembangunan Jembatan
Dalam perencanaan pembangunan jembatan rangka baja, tentu memiliki keunggulan sebagai syarat kenyamanan penggunaan rangka ini dalam pembangunan jembatan. Adapun beberapa keunggulan penggunaan material baja antara lain :
- Struktur Kuat
Rangka baja memiliki daya kekuatan dan ketahanan yang tinggi, beberapa jenis bahkan tidak memerlukan pelapisan cat namun tahan terhadap kondisi cuaca yang berubah-ubah. Pemasangan struktur rangka baja yang teliti dapat menghindari adanya getaran berlebih sehingga dapat bertahan lama.
- Efisiensi Biaya
Rangka baja jauh ekonomis daripada kayu ataupun beton. Pertimbangan ini bukan hanya mencakup material bajanya saja, namun juga bahan pembangunan, pengerjaan, pembayaran tenaga kerja sampai lamanya proyek pengerjaan.
- Umur Bangunan
Menggunakan rangka baja sebagai salah satu konstruksi dalam pembangunan jembatan yang memenuhi standar internasional tentu akan memberikan umur bangunan jembatan lebih lama kurang lebih 50 tahun lamanya.
Rangka baja menjadi salah satu konstruksi yang juga ramah lingkungan sebagai pengganti kayu dan proses pemasangannya pun memerlukan ruangan kerja yang lebih sedikit dibandingkan dengan konstruksi lainnya.
Penggunaan material untuk jembatan rangka baja yang telah berstandar internasional tentu akan memengaruhi jangka umur jembatan karena kekuatan dan ketahanan dipengaruhi selain karena lingkungan juga karena bahan konstruksinya.